Selamat datang di website kami
đź”” Selamat datang di SINTE.my.id | Sajian Informasi Terpercaya | Update Berita Setiap Hari
Apakah oksigen itu beracun?

Pernah nggak sih kamu kepikiran hal yang agak mind-blowing, misalnya, “Apakah oksigen itu beracun?” Soalnya kalau di pikir-pikir, kita hidup bergantung sama oksigen, tapi lama-lama tubuh kita justru menua. Bahkan banyak ilmuwan bilang penuaan itu salah satunya di picu oleh oksidasi. Nah, dari situ mulai muncul rasa penasaran: jangan-jangan oksigen bumi memang “racun pelan-pelan” yang efeknya baru kelihatan puluhan tahun kemudian.

Santai dulu. Kita bahas bareng-bareng tanpa bikin kepala ngepul.

Oksigen itu Teman, tapi Kadang Jadi Lawan

Oksigen

Hal pertama yang harus dipahami, oksigen itu esensial. Sel tubuh kita butuh oksigen buat menghasilkan energi. Tanpa oksigen, sel bakal mati dalam hitungan menit. Jadi secara umum, oksigen bukan racun.

TAPI… kalau kita tanya dari sisi biologi, jawabannya bisa berubah.

Di titik tertentu, oksigen memang bisa jadi beracun. Bukan dalam arti bikin mati seketika, tapi lebih ke “merusak pelan-pelan”. Ini karena oksigen bisa berubah jadi radikal bebas, molekul reaktif yang bikin sel, DNA, dan jaringan tubuh rusak. Kerusakan inilah yang lama-lama bikin kita menua.

Itu sebabnya istilahnya sering disebut stress oksidatif. Semakin tinggi paparan radikal bebas, semakin cepat tanda-tanda penuaan muncul.

Jadi… apakah oksigen itu beracun?

Jawabannya iya dan tidak.
Oksigen itu kebutuhan hidup, tapi efek sampingnya memang ada.

Kenapa Tubuh Kita Nggak Dirusak Oksigen dari Dulu?

Pertanyaannya, kalau oksigen bisa merusak, kenapa tubuh kita tetap aman selama puluhan tahun?

Karena tubuh manusia punya sistem pertahanan. Kita punya antioksidan alami, seperti glutathione, vitamin C, enzim katalase, dan banyak lagi. Mereka kerja tiap detik buat “memadamkan” radikal bebas sebelum membuat kerusakan besar.

Masalahnya, sistem perlindungan ini nggak sempurna.
Semakin tua umur kita, semakin lemah mekanismenya.
Dan saat itu terjadi, oksigen mulai menang.

READ  Gimana Rasanya Hidup Tanpa Emosi?

Itulah kenapa penuaan hampir nggak bisa di hindari. Bisa diperlambat, tapi nggak bisa dihentikan total.

Terus, Apakah Penuaan Berarti Kita Diracuni Oksigen?

Penuaan

Secara konsep sederhana iya, bisa di bilang begitu.
Tapi bukan racun yang membunuh cepat, melainkan racun alami yang jadi bagian dari kehidupan.

Aneh ya?
Cuma makhluk hidup yang pakai oksigen yang bisa mengalami penuaan seperti ini. Organisme yang nggak pakai oksigen punya cara lain untuk menghasilkan energi, dan proses penuaannya beda.

Di sisi lain, oksigen juga bertanggung jawab atas banyak hal baik energi, metabolisme, fungsi otak, gerak otot. Tanpa energi dari oksigen, kita bener-bener nggak bisa hidup.

Jadi ibaratnya begini:

Oksigen itu kayak pisau dapur.
Dipakai benar pasti berguna.
Dipakai berlebihan atau tanpa kontrol itu bisa melukai.

Fakta Menarik Oksigen Tinggi Malah Berbahaya

Kalau kamu masih mikir “masa sih oksigen bisa beracun?”, ada fakta ilmiah yang cukup mengagetkan:

  • Bayi atau orang dewasa yang menghirup 100% oksigen murni terlalu lama bisa keracunan oksigen.
  • Penyelam yang terlalu lama terpapar oksigen tekanan tinggi bisa kejang, kerusakan paru, bahkan pingsan.
  • Hewan percobaan yang di letakkan di lingkungan oksigen tinggi bisa mati dalam beberapa jam.

Jadi benar, oksigen berlebihan memang racun.

Untungnya atmosfer bumi cuma punya sekitar 21% oksigen, angka yang pas buat kehidupan.

Kalau bumi punya 30–40% oksigen?
Kebakaran bakal lebih dahsyat, tubuh mungkin rusak lebih cepat, dan hewan bisa tumbuh lebih besar kayak zaman purba.

Hubungan Oksigen dengan Penuaan

Ini bagian yang sering bikin orang penasaran: apa benar oksigen bikin kita menua?

Jawabannya: sebagian besar iya.

Penuaan dipicu beberapa faktor, tapi salah satunya yang paling dominan adalah kerusakan oksidatif. Semakin banyak radikal bebas yang terbentuk dari proses bernapas, semakin besar kerusakan kumulatif dalam tubuh.

READ  Me Time Obat Sunyi untuk Pikiran yang Lelah

Makanya, makin tua kita, makin kelihatan tanda-tanda:

  • kulit keriput,
  • metabolisme melambat,
  • energi menurun,
  • ingatan melemah.

Semua itu punya hubungannya dengan paparan oksigen seumur hidup.

Tapi ironisnya, tanpa oksigen kita nggak bisa bertahan 5 menit.
Itulah paradoks kehidupan.

Jadi, Apakah Oksigen itu Beracun? Kesimpulannya…

Kalau kamu bertanya “Apakah oksigen itu beracun?”, jawabannya tergantung dari sudut pandang mana kita lihat.

  • Sebagai sumber hidup?
    Tidak. Oksigen memberikan energi buat setiap sel kamu.
  • Sebagai penyebab penuaan jangka panjang?
    Iya. Radikal bebas yang terbentuk dari oksigen pelan-pelan merusak tubuh.
  • Sebagai zat yang bisa membunuh cepat kalau berlebihan?
    Juga iya.

Intinya, oksigen itu teman yang kuat sekaligus musuh yang halus. Kita butuh dia, tapi dia juga yang pelan-pelan bikin tubuh menua. Kayak hubungan toxic tapi nggak bisa putus.

Tapi jangan khawatir berlebihan. Tubuh kita di rancang buat hidup seimbang dengan oksigen. Selama makan sehat, banyak antioksidan alami, cukup tidur, dan hidup nggak stres, proses penuaan bisa di perlambat.

Pada akhirnya, oksigen bukan racun yang bikin kita binasa cepat.
Dia lebih mirip “biaya hidup” yang harus kita bayar sebagai makhluk yang menghirup udara.

Dan itu normal.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

đź”” Selamat datang di SINTE.my.id | Sajian Informasi Terpercaya | Update Berita Setiap Hari